Berita

Tim Lophelia ITB - Migas Hulu Jabar Pemenang Oilrig Conpetition di Borneo Oil and Gas Symposium 2017

Rabu, 19 Juli 2017-

Tim Lophelia ITB-Migas Hulu Jabar yang beranggotakan Bintang Widya Laksmi (Arsitektur 2014), Kharisma Jayatra (Kelautan 2013), Fahmi Nugraha (Teknik Mesin 2013),  dan Dika Iqbal Lidyanto (Teknik Mesin 2013) berhasil menjadi juara tunggal dalam Borneo Oil and Gas Symposium 2017 yang berlangsung di Kampus Curtin University Kota Miri,Sarawak, Malaysia. Kompetisi tersebut diadakan oleh  Society of Petroleum Engineers Chapter Curtin University pada tanggal 4-8 Juli 2017.

 

Sebelum melakukan kompetisi di Curtin University, Lophelia ITB mengumpulkan blueprint/rancangan rig yang nantinya akan di seleksi siapa saja yang menjadi finalis dan berhak melanjutkan kompetusi. Ada 3 tim yaitu  tim dari ITB, ITS, dan, UCSI Malaysia sebagai finalis dan mereka diberikan studi kasus untuk dipresentasikan. Kompetisi ini hanya mengeluarkan satu tim sebagai winner of oilrig competition di Borneo Oil and Gas Symposium 2017.

 

"Desainnya komprehensif dari segi teknis dan model yang dibuat. Selain itu, bila dibandingkan dengan tim lain, desain kita lebih detail dari segala aspek yang umumnya digunakan di operasi pemboran", jelas Bintang Widya Laksmi saat ditanya apa keunggulan desain yang dibuatnya hingga bisa keluar sebagai pemenang tunggal.

 

Oilrig Design Competition adalah lomba studi kasus mengenai bidang teknik perminyakan. Fokus Tim  Lophelia ITB yaitu pada desain oilrig (bangunan untuk mengebor lapangan minyak) di laut dalam sesuai dengan studi kasus yang diberikan oleh penyelenggara. "Jadi kita akan mendesain dari segi letak oilrig (kedalaman laut), jenis oilrig, jenis sumur yang dibuat, serta fasilitas yang digunakan dalam operasi pengeboran lepas pantai beserta spesifikasinya".

 

"Senang dan bersyukur sekali karena baru pertama keluar sebagai juara 1 lomba oilrig, kecuali si kharis yang sudah menang juara 1 lomba oilrig sebelumnya. Pastinya juga bangga bisa membanggakan nama ITB di kancah kompetisi perminyakan internasional. Dan kita juga satu-satunya wakil dari ITB di lomba ini . Harapannya prestasi ini bisa dilanjutkan oleh adik-adik kami dan kami bisa menginspirasi mereka untuk berprestasi dan membanggakan nama ITB serta Indonesia," imbuh Bintang.