Berita

Berkat Produk Kosmetik, Mahasiswa ITB Jadi Juara 1 dalam PIMFI  2017

Kamis, 14 September 2017- anne rufaidah

 

BANDUNG, LK – Tidak dipungkiri, gempuran produk asing yang masuk ke Indonesia semakin banyak, tak terkecuali produk kosmetik. Dengan harga yang cukup fantastis, produk kosmetik ini mampu menggeser pasar produk lokal yang jauh lebih natural dan aman, serta harganya pun lebih murah.

 

Atas dasar keprihatinan terhadap fenomena tersebut, mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) membuat produk kosmetik Peeling Gel yang bahan kandungannya alami, aman di kulit, serta memiliki fungsi peeling yang optimal. Mereka diantaranya, Su'ada Daroini Anitias, Hisana Haryono, Adelia Rahma Naeni, Rizky Pramadani, dan Watini. 

 

Produk yang dinamai PUER Indonesia ini, diikutsertakan dalam kompetisi Pekan Ilmiah Mahasiswa Farmasi Indonesia (PIMFI) dan berhasil menyabet Juara 1 dalam kategori Produk. Kompetisi yang diadakan pada 7 September 2017 lalu di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makasar tersebut, diikuti puluhan tim dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

 

Menurut salah seorang anggota tim, Su'ada, produk yang mereka hasilkan tersebut merupakan natural peeling gel yang mengandung 10% AHA, Citric Acid of Lemon, Seaweed Carrageenan, dan Filtrate Pumpkin Seeds. Kandung tersebut diyakini mampu membersihkan, mencerahkan kulit, menyamarkan kerutan, serta membuat kulit wajah lebih kenyal dan tampak lebih muda.

 

“Produk asing yang banyak masuk ke Indonesia selain harganya relatif mahal, kandungannya pun tidak benar-benar aman. Produk peeling yang kita buat bahannya sangat natural, tidak mengandung alkohol, non paraben, serta mampu mengurangi iritasi yang berlebih saat menggunakan peeling ,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, bahan dasar utama pembuatan peeling ini adalah jus lemon, yang kemudian dipadukan dengan bahan-bahan alami lainnya seperti biji labu kuning. Karena tema kompetisi tersebut mengenai optimalisasi potensi kemaritiman di Indonesia, ia dan rekan-tekannya pun memakai bahan rumput laut Eucheuma Kotoni, yang merupakan salah satu jenis rumput laut yang banyak ditemui di perairan Indonesia.

 

Tak hanya menghasilkan produk yang berkualitas, dalam proses presentasi kompetisi, tim ini pun hadir dengan konsep yang unik. Memberikan paparan di hadapan dewan juri dengan konsep “Sales”, membuat tim ini patut dipuji.

 

“Kalau kebanyakan presentasi itu kaku dan terlalu formal, kami memberikan presentasi yang lebih dramatik. Artinya, kami menjelaskan produk ini seperti layaknya kami sedang menawarkan produk pada calon investor. Sehingga juri yang kami anggap sebagai investor tertarik dan yakin bahwa produk kami aman dan berkualitas,” terangnya. / Anne Rufaidah