Berita

Perkuat Jiwa Kepemimpinan, ITB Gelar LKM 2017

Senin, 18 September 2017- anne rufaidah

BANDUNG, LK - Untuk mendukung pengembangan karakter kepemimpinan di kalangan mahasiswa, Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar Latihan Kepemimpinan Mahasiswa (LKM) 2017, pada 16-17 September 2017 lalu, di Kampus ITB Jatinangor.

Direktur Direktorat Pendidikan ITB, Dr. Yuli Setyo Indartono mengungkapkan, kegiatan LKM merupakan wahana dan proses yang penting bagi mahasiswa untuk menyongsong kehidupan di masa yang akan datang. Kegiatan yang menjadi salah satu ajang pembentukan karakter kepemimpinan  mahasiswa ini, diharapkan menjadi dasar karakter mahasiswa ITB.

Ia menambahkan, perubahan kemajuan teknologi dan kemajuan dibidang inovasi sangatlah cepat. Hal ini bahkan sulit diprediksi untuk 5 hingga 10 tahun mendatang. Dalam menyiapkan sumber daya manusia untuk menghadapi era tak terduga ini, salah satunya yakni dengan sikap mental yang kuat. Menurutnya, sikap mental yang kuat serta kebiasaan yang baik, harus berlaku secara universal, baik itu di bidang pekerjaan apapun dan di negara mana pun.

“Dengan melihat perubahan dunia yang begitu cepat, ITB harus berbenah. Oleh karena itu, organisasi kemahasiswaan wajib memikirkan cara-cara baru dalam menghadapi perubahan tersebut. Perubahan tidak bisa dihadapi dengan cara lama. Ini menjadi tantangan tersendiri, bagaimana organisasi mahasiswa, yang selama ini menaungi kegiatan-kegiatan kemahasiswaan, bisa menyusun, menyimpulkan, hingga melaksanakan program yang in line terdapat perubahan itu sendiri,” paparnya di sela-sela pembukaan LKM 2017 di Kampus ITB Ganesha, Sabtu (16/9/17).

Yuli mengatakan, organisasi kemahasiswaan yang tidak melakukan perubahan yang signifikan, maka lambat laun akan ditinggalkan oleh para kadernya. Untuk itu, ia berharap, mahasiswa yang berkecimpung dalam dunia keorganisasian, hendaknya bisa memikirkan cara yang lebih kreatif dan inovatif, agar mahasiswa yang ada di dalamnya, bisa megikuti perkembangan dunia secara positif.  

Acara LKM 2017 yang diikuti oleh perwakilan organisasi kemahasiswaan ITB ini pun diisi dengan berbagai kegiatan, khususnya soal pengabdian masyarakat. Mahasiswa tidak hanya sekedar dituntut untuk mumpuni dalam inovasi science and technology, namun juga harus mampu berbaur dengan masyarakat, dan menjadi solusi dari permasalahan yang ada di lingkungannya. / Anne Rufaidah