Berita

Bank BRI Serahkan Bantuan Rp. 100 Juta, Untuk Dukung Kegiatan Kemahasiswaan ITB

Senin, 18 September 2017- anne rufaidah

BANDUNG, LK – Bank BRI secara konsisten mendukung pengembangan karakter anak bangsa, khususnya dalam membangun jiwa kepemimpinan di masa mendatang. Agenda pemberian bantuan dana disalurkan Bank BRI pada kegiatan-kegiatan yang konsisten dalam pengembangan karakter. Salah satunya  melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) pada kegatan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa, Institut Teknologi Bandung (LKM – ITB) 2017.

“Dalam kegiatan LKM ITB kali ini, kami memberikan dana bantuan CSR sebesar Rp. 100 Juta. Sebelumnya, kami pun sudah secara rutin memberikan bantuan dana untuk kegiatan pengembangan karakter kepemimpinan mahasiswa semacam ini di kampus-kampus lain,” ujar Pimpinan Cabang Pembantu Bank BRI KCP ITB, Bobby Bayu Nurzaman.

Acara yang digelar pada 16-17 September 2017 di Kampus ITB Jatinangor ini, diikuti ratusan mahasiswa, yang merupakan perwakilan dari organisasi kemahasiswaan ITB.  Pemberian dana berupa CSR ini, bukan pertama kalinya bagi Bank BRI. Menurutnya, berkaitan dengan kegiatan kemahasiswaan, ia mengatakan BRI cukup concern terhadap kegiatan pengembangan soft skill.

“Mahasiswa-mahasiswa ini adalah cikal bakal pemimpin Indonesia di masa depan. Untuk itu, kegiatan kemahasiswaan seperti LKM, sangat kami dukung penuh. Ini tahun ketiga, kami memberikan bantuan, tidak hanya soal kepemimpinan, kami pun memberikan bantuan untuk program pengembangan kewirausahaan, soft skill, hingga kegiatan bela negara,” tambah Bobby.

Dalam dunia kerja, soft skill menjadi salah satu hal penting dalam pengembangan karir seseorang. Untuk itu, melalui kegiatan ini, pihaknya berharap agar mahasiswa bisa lebih mampu terjun ke masyarakat dengan baik. Ia pun menuturkan, dengan pengembangan karakter semacam ini, mahasiswa bisa mengerti bagaimana caranya berempati, berbagi, dan menjadi solusi yang bermanfaat bagi lingkungan di sekitarnya.

“Kami berharap, mahasiswa ITB akan menjadi masyarakat yang tidak hanya berkutat dengan dirinya sendiri, tapi senantiasa berbagi dengan sekelilingnya. Sehingga saat mereka terjun langsung ke masyarakat, mereka memiliki etika dan karakter yang sangat baik dan diterima oleh publik,” pungkasnya. / Anne Rufaidah