Berita

LKM ITB 2017, Lebih Mendekatkan Mahasiswa dengan Warga Desa

Senin, 18 September 2017- anne rufaidah

BANDUNG, LK – Salah satu tujuan pelaksanaan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa, Institut Teknologi Bandung (LKM ITB) 2017, yakni untuk mendekatkan mahasiswa dengan masyarakat secara langsung. Dalam LKM 2017 kali ini, mahasiswa berkunjung ke Desa Cinanjung, Kec. Tanjung Sari Kab, Sumedang, dimana mereka akan berinteraksi dengan masyarakat sekitar dan tinggal di sana pada 16-17 September 2017.

Ketua LKM ITB 2017, Puji Tri Utami mengungkapkan, mahasiswa dilatih untuk melakukan permberdayaan pada masyarakat. Tak hanya itu, mereka pun ditugaskan untuk membuat project, yang nantinya project itu diharapkan bisa diaplikasikan secara berkesinambungan di desa tersebut.  Setiap project pun wajib dipresentasikan terlebih dahulu di hadapan panitia dan peserta LKM.

“Tujuan intinya, kami ingin mahasiswa lebih dekat dengan masyarakat di sekitar mereka. Kami juga berharap mahasiswa bisa lebih luwes bergaul dengan siapapun, baik yang sudah dikenal maupun yang baru akan mereka kenal,” ujar wanita yang akrab disapa Tami ini.

Dalam membuat project, sebelumnya mahasiswa memang tidak tahu apa yang menjadi kebutuhan di desa itu. Maka dalam waktu satu hari, mereka diberikan kesempatan untuk melakukan assessment dengan mendekatkan diri pada masyarakat, mengidentifikasi serta mengklasifikasi apa yang dibutuhkan oleh masyarakat di desa tersebut.

Tami menambahkan, ada beberapa project kreatif yang dibuat oleh para peserta LKM, diantaranya membuat rumah belajar, pendidikan aritmatika dengan board games untuk anak SD, penerangan jalan, menanam sayuran, memilah sampah, hingga membentuk sosiopreneur.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut, mahasiswa pun melakukan berbagai aktivitas bersama warga desa, mulai dari senam pagi, lomba membuat layang-layang, menghias barang bekas hingga melukis. “Harapannya mereka bisa menghasilkan sesuatu yang bisa dipakai dan berguna bagi masyarakat desa. Kelak ketika mereka sudah menjabat sesuatu di masa depan, mereka akan bisa lebih berpihak pada masyarakat. Tak hanya itu, mereka pun diharapkan bisa lebih luwes dalam pergaulan dengan kalangan mana pun,” pungkasnya. / Anne Rufaidah