Berita

Paduan Suara Mahasiswa ITB, Makin Matang di FPS XXV

Selasa, 26 September 2017- anne rufaidah

BANDUNG, LK –  Sebagai bukti kematangan di kancah dunia paduan suara Indonesia, Paduan Suara Mahasiswa , Institut Teknologi Bandung (PSM ITB) menyelenggarakan Festival Paduan Suara (FPS) XXV yang usai digelar pada 15-19 September 2017 lalu, bertempat di Aula Barat serta Aula Timur, Kampus ITB.

Festival bergengsi dua tahunan ini, sudah digelar sejak tahun 1968 ini telah memasuki usia 50 tahun dalam penyelenggaraannya. Bahkan, FPS diklaim sebagai inisiator festival paduan suara dengan usia tertua di Indonesia.

Ketua Pelaksana FPS XXV 2017, Jonathan Filbert Situmeang mengungkapkan, tahun ini FPS menggelar tujuh kategori dan terbuka bagi seluruh tim paduan suara di berbagai penjuru nusantara. Untuk kategori lomba paduan suara diantaranya, tingkat SD, tingkat SMP, tingkat SMA, Campuran Dewasa, Lagu Rakyat Indonesia, Sejenis Dewasa, dan dua kategori baru yang istimewa di FPS tahun ini.

“Tahun ini kami juga membuka kategori lomba paduan suara yang basicnya lebih pada genre musik, yakni paduan suara musik Pop dan Jazz. Kategori ini diharapkan bisa menambah warna di kompetisi ini serta bisa berkembang secara dinamis, sesuai dengan perubahan zaman,” tuturnya saat ditemui LK beberapa waktu lalu.

Festival bergengsi ini juga menyuguhkan berbagai workshop mengenai coral blend color, dimana peserta dilatih untuk memadukan warna suara yang beragam. Tak hanya itu, ada pula workshop soal ilmu mengenai kesiapan sebuah grup paduan suara agar lebih professional dan siap menuju kancah paduan suara internasional.

Menurut Jonathan, salah satu tujuan adanya FPS ini adalah sebagai wahana edukatif, baik penyelenggara maupun peserta lomba. Pasalnya, festival yang diikuti oleh berbagai wilayah di Indonesia ini, merupakan salah satu festival paduan suara bergengsi, sehingga dalam penyelenggaraannya pun tidak main-main. Selain itu, suasana kompetisi pun sangat terasa di festival ini lantaran FPS dinilai menjadi salah satu barometer kompetisi paduan suara yang sudah matang.

“Kami juga menghadirkan juri-juri ternama di bidangnya, baik yang sudah professional di tingkat nasional hingga internasional. Selain itu, juri internasional seperti dari Singapura, Lim Ai Hooi dan asal Amerika Serikat, Joel Navarro,” pungkasnya. / Anne Rufaidah