Berita

Membangun Karakter Melalui Pendidikan

Senin, 02 Oktober 2017- Nuru Fitry

Dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Institut Teknologi Bandung (ITB) 2017, beragam bidang tema dibuat untuk mengimplementasikan harapan dari tema besar yang diusung. Mengangkat tema “KKN-Tematik ITB 2017 sebagai fondasi dan simpul pembelajaran mahasiswa agar memiliki daya solutif untuk bersama”, salah satu dari bidang tema yang diusung adalah bidang pendidikan. Bidang ini dipilih karena adanya kesadaran peserta KKN yang merasa memiliki tanggung jawab moral.

“Mendidik adalah tugas orang-orang terdidik dan kebodohan yang ada di negeri ini adalah dosa dari kami orang terdidik,” ujar Nur Faiz Ramdhani, perwakilan bidang tema pendidikan, saat kegiatan peresmian KKN-Tematik ITB 2017, Minggu (01/10/2017).

Selama tiga minggu pelaksanaan KKN, peserta bidang tema pendidikan mendatangi 5 Sekolah Dasar (SD), 1 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 1 Madrasah Tsanawiyah (MTS), dan 1 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kepada para siswa, peserta KKN mengenalkan beragam profesi yang ada di luar Desa Cipakem. Mereka mencoba memberikan semangat kepada anak-anak desa agar dapat menimba ilmu di luar Desa Cipakem. Ada juga pengajaran Informasi Teknologi (IT) yang disambut antusias oleh siswa SMK.

Selain di sekolah, peserta KKN pun mengadakan program non formal kepada Karang Taruna dan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) setempat. Faiz merasa dia dan teman-temannya justru tidak melatih, namun dilatih oleh warga. “Kami hanya membangkitkan semangat berkarya teman-teman,” tuturnya.

Dengan meningkatkan kepercayaan diri Karang Taruna dan PKK, saat ini mereka sudah berani menjual karya mereka di instagram. Produk yang dihasilkan diantaranya kerajinan kapal dari bambu, dan pareredan, kerupuk khas Cipakem. “Alhamdulillah sudah banyak yang minat juga,” tambah Faiz.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan warga, Diding Wahyudin, merasa yang paling berkesan dari bidang tema pendidikan adalah penumbuhan karakter. Menurutnya, warga setempat merasa peserta KKN-T ITB 2017 layak menjadi teladan mereka.

“Saya merasakan perubahan karakter anak yang menjadikan mahasiswa ITB sebagai teladan. Anak yang tadinya enggan membuang sampah pada tempatnya, kini mau karena melihat contoh mahasiswa ITB. Anak yang tadinya malas ke masjid, kini mau karena melihat mahasiswa ITB yang rajin lima waktu ke masjid,” papar Diding.

Di akhir perjumpaan, Faiz menegaskan kembali bahwa pendidikan bukan hanya di sekolah, bukan hanya belajar menulis dan membaca. Tapi meningkatkan kualitas diri, kepercayaan diri, karena itu adalah tugas dari pendidikan. Maka dari itu jangan berhenti mendidik karena mendidik adalah tugas dari orang-orang terdidik. / Nuru Fitry