English Language Indonsian Language

Usung Motif Tradisional Khas Irlandia Pada Batik Indonesia, Vania Raih Juara 1 Batik Competition 2021

Rabu, 01 Desember 2021 - Anne Rufaidah

BANDUNG, Ditmawa ITB -  Mahasiswi program studi Kriya Tekstil, Vania Gracia, berhasil menjadi Juara 1 dalam Batik Competition 2021 yang diadakan oleh Kedutaan Irlandia untuk Indonesia. Acara yang digelar sejak 19 Oktober hingga 5 Novermber 2021 tersebut mengusung tema "Made by You, Inspired by Ireland". 

“Saya membuat desain batik yang terinspirasi dari alam Irlandia. Desain saya mempunyai banyak simbol nasional Irlandia, seperti shamrock, hummingbird fuschia, northern lapwing, dan sessile oak. Ada juga gorse flower (tanaman endemik Irlandia) dan sessile acorn yang semuanya bisa ditemukan di alam Irlandia. Warnanya utama yang dipilih adalah hijau, untuk merayakan St. Patrick's Day yang merupakan hari raya yang penting bagi masyarakat Irlandia,” terang Vania. 

Ia menuturkan, motif shamrock yang digambarkan layaknya tiga kelopak yang melambangkan kepercayaan Katholik, dimana terdapat tiga bentuk Tuhan, yakni Yesus, Allah, dan Roh Kudus. Sedangkan motif sessile merupakan simbolik yang melambangkan arti sebuah kekuatan serta kemurahan hati. Menurut Vania, Irlandia pun memiliki motif tradisional tersendiri, yang dinamakan intricate motifs. Hal inilah yang coba diusung Vania dalam membuat motif karya batiknya, dimana terdapat banyak motif lengkung dan meliuk. 

Dalam motif batik yang dibuatnya pun, Vania membubuhkan gambar  tanaman-tanaman yang ada di Irlandia seperti sessile oak serta bunga fuchsia, Kedua tanaman tersebut memang bukan asli dari Irlandia, namun khususnya fuschia merupakan simbol bunga nasional bangsa tersebut. Bunga itu melambangkan sifat elegan dan ambility sebuah negara. 

“Saya menamai motif batik yang saya buat dengan nama Beauty of Ireland, Karena kebanyakan motif yang saya buat, berkaitan erat dengan kondisi alam Irlandia, yang melambangkan karakteristik negara tersebur,” ujarnya. 

Untuk membuat motif batiknya, Vania membutukan waktu kurang lebih 10 hari. Hal itu terbagi antara 5 hari untuk melakukan riset soal wawasan dan pengetahuan soal Irlandia, dan 5 hari lagi untuk menggambar serta mewarnai desain batiknya. Meski dengan waktu yang cukup singkat, ia pun sangat berhati-hati dalam melakukan riset Pustaka karena banyaknya nformasi yang menyamakan Northern Ireland dengan Ireland. Padahal keduanya negara yang berbeda 

“Kompetisi ini diikuti oleh sekitar 180 peserta dan pelaksanaanya kita mengirimkan secara digital motif yang kita buat. Sehingga satu sama lain peserta tidak tahu karya desain pesaingnya,” pungkasnya. 

Logo Kemahasiswaan ITB

Gedung Campus Center Barat Lantai 1

Jl. Ganesa No.10 Lebak Siliwangi

Kec. Coblong, Kota Bandung 40132

Phone: (022) 2504814

© Direktorat Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung