English Language Indonsian Language

Bikin Video Soal Batu Bara, Bisma Sukses Raih Juara 1  Gramedia Back To Campus Video Competition 2021

Rabu, 05 Januari 2022 - Anne Rufaidah

BANDUNG, DItmawa ITB – Menjadi sebuah tantangan yang berat untuk menyampaikan tujuan dan manfaat batu bara, di tengah konotasi negatif pertambangan di Indonesia. Namun, hal ini berhasil dilakukan oleh  mahasiswa Teknik Geologi ITB, Bisma Toriq Kuncoro Aji. Ia berhasil menyabet Juara 1 pada lomba Gramedia Back To Campus Video Competition 2021: Anak Muda Bicara Pertambangan Batu Bara.

“Kompetisi ini merupakan gabungan antara penyampaian opini, presentasi dan kemampuan video yang mana nantinya peserta diharapkan untuk membuat video dengan durasi maksimal lima menit untuk menyampaikan fungsi dan tujuan pertambangan batubara di tengah banyaknya konotasi negatif terhadap kehadiran pertambangan batubara di tanah air. Kompetisi ini sendiri berlangsung dalam rentang 21 Oktober hingga 30 November 2021, lalu,” jelas Bisma. 

Dalam kompetisi tersebut, ia membuat sebuah video opini berupa pencerdasan terkait fungsi dan tujuan pertambangan batubara. Konten videonya berisi betapa bermanfaatnya pertambangan batubara untuk Indonesia dalam berbagai aspek. Video tersebut memperlihatkan pertambangan batubara memainkan peran penting. Dengan tingginya tingkat produksi batubara , Indonesia menjadi salah satu eksportir batubara terbesar di dunia. Selain itu,  sektor pertambangan batu bara juga menyumbang pendapatan devisa negara, serta menunjang perekonomian Indonesia baik secara langsung maupun tidak langsung. 

“Tentunya butuh waktu yang cukup lama untuk mempersiapkan kompetisi sebesar ini, sekitarnya dua minggu. Waktu yang diluangkan lebih banyak dituangkan pada riset dan penggalian informasi supaya tepat guna dan efektif tersampaikan dalam waktu kurang dari lima menit. Selain itu, persiapan cukup banyak untuk memikirkan konsep videografi, penyampaian dan presentasi dan waktu sisanya digunakan untuk take video, editing, dan finishing,” jelas Bisma. 

Meski sukses meraih juara pertama, namun bukan berarti tanpa kendala. Menurutnya, ia memiliki keterbatasan dalam video-editing dan hal tersebut cukup berpengaruh pada keyakinannya dalam meneruskan kompetisi tersebut. Kendala lainnya yang juga dialami adalah waktu yang cukup singkat dalam membuat take dan editing video. Dengan kendala-kendala tersebut, membuatnya berpikir konsep yang efektif dan baik untuk menyampaikan gagasan dalam hasil yang terbaik. 

“Ada beberapa kriteria penilaian dalam kompetisi ini. Diantaranya adalah Editing, Transisi, Social Media Engagement, Materi, dan Penyampaian. Kebetulan dewan juri mewakili penguasaan kriteria-kriteria tersebut dengan dewan jurinya ada yang dari Kementerian ESDM, Dosen UMN, dan Head of News Anchor Kompas TV,” pungkas Bisma. 

Logo Kemahasiswaan ITB

Gedung Campus Center Barat Lantai 1

Jl. Ganesa No.10 Lebak Siliwangi

Kec. Coblong, Kota Bandung 40132

Phone: (022) 2504814

© Direktorat Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung