English Language Indonsian Language

Menyemai Semangat Kebersamaan dengan Warung Budaya ITB

Sabtu, 14 Mei 2022 - Anne Rufaidah

BANDUNG, kemahasiswaan.itb.ac.id – Dilatar belakangi kepedulian terhadap generasi saat ini, alumni ITB yang berasal dari berbagai program studi bergabung meramaikan Gerakan Warung Budaya. Gerakan yang diinisiasi oleh Dr. Megawati Santoso tersebut merupakan serangkaian gerakan yang mengedepankan budaya-budaya kekinian dan berkaitan dengan kecintaan terhadap bangsa. Sejumlah musisi ternama pun turut mendukung hadirnya gerakan tersebut, seperti Purwacaraka, Trie Utami, Imelda Mangunsong, Badudu, Andonowati, dan sederet alumni ITB lainnya.

“Warung Budaya adalah salah satu dari warung-warung lainnya yang juga dibentuk oleh kami. Ada Warung Industri 4.0 dan Warung Kebangsaan. Tujuannya adalah untuk memberikan motivasi dan semangat kepada adik-adik mahasiswa ITB agar terus berkarya secara positif dan tetap mencintai bangsanya bagaimana pun majunya era mereka,” ucap Mega.

Istilah kata “warung” diambil sebagai idiom yang melambangkan tempat untuk bergaul, bertukar pikiran secara lepas dan tanpa terbatasi oleh status sosial. Menurutnya, kata “Warung” sangat mewakili budaya Indonesia, yang dari berdiskusi ringan di warung betulan saja bisa menghasilkan ide dan gerakan. Gerakan Warung Budaya dilahirkan saat pandemic Covid-19 di tahun 2021. Megawati Bersama sederet alumni ITB lainnya berinisiasi mengajak alumni ITB agar tidak melupakan mahasiswa ITB yang masih berjuang belajar terus meski dalam kondisi pandemi. Hal ini pun menjadi kekhawatiran tersendiri pasalnya, di tengah gempuran komunikasi yang serba online, Ia merasa bahwa generasi saat ini kemampuan berinteraksinya akan terganggu.

“Tahun lalu, kami membuat serangkaian acara seperti pentas Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di ITB secara online, kami buatkan acaranya dimana melibatkan  sekitar 83 UKM. Selain itu kami juga membuat lomba kreasi video TikTok, dan lomba kreasi lainnya. Kami ingin, meski mahasiswa terbatas mobilitasnya namun tetap bisa berkreasi,” jelas Mega.

Tahun ini, pihaknya sudah menyiapkan serangkaian kegiatan kemahasiswaan. Salah satunya yakni melibatkan mahasiswa ITB dalam pembuatan video lagu bertajuk Satria Indonesia. Lagu yang diciptakan oleh musisi ternama Trie Utami tersebut merupakan salah satu lagu yang melambangkan gerakan anti perpecahan di Indonesia. Lagu ini menjadi salah satu icon gerakan Warung Budaya yang akan ditularkan ke berbagai wilayah di Indonesia Bersama dengan perguruan tinggi lainnya.

Mega menuturkan, pihaknya menggaet 130 perguruan tinggi di Indonesia untuk Bersama-sama membuat video Satria Indonesia sebagai ajang gerakan pemersatu bangsa. Seluruh perguruan tinggi itu berasal dari Aceh hingga Sorong Papua. Pembuatan video pun telah dilakukan pada 8 Mei 2022 lalu dan berlokasi di kampus Ganesha ITB. Melibatkan puluhan alumni dan mahasiswa ITB, pembuatan video lagu Satria Indonesia pun akhirnya dimulai. Ini merupakan langkah lebih luas dari gerakan Warung Budaya yang diharapkan bisa ditularkan ke berbagai perguruan tinggi lainnya.

“Kami ingin membangun alumni ITB yang memiliki kasih sayang terhadap mahasiswanya. Kami akan mengadakan sejumlah kegiatan untuk menggembleng dan memperluas jaringan mahasiswa melalui alumni-alumni kita. Kami paham bahwa mahasiswa memiliki kecakapan teknologi yang sudah mumpuni, namun bagaimana pun mereka tetap membutuhkan banyak wawasan yang baik dan pengalaman untuk membangun masa depannya,” pungkas Mega.

 

Logo Kemahasiswaan ITB

Gedung Campus Center Barat Lantai 1

Jl. Ganesa No.10 Lebak Siliwangi

Kec. Coblong, Kota Bandung 40132

Phone: (022) 2504814

© Direktorat Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung