English Language Indonsian Language

TSRA 2022: Komunikasi Konstruktif Sebagai Modal Memperluas jejaring

Kamis, 23 Juni 2022 - Anne Rufaidah

BANDUNG, kemahasiswaan.itb.ac.id – Komunikasi menjadi salah satu keterampilan yang sangat penting saat ini. Hal ini dikarenakan, komunikasi dilakukan setiap saat dan berguna untuk menyampaikan ide dan gagasan agar dipahami oleh orang banyak.

Dalam Tanoto Student Research Award (TSRA) 2022, diadakan sesi workshop lintas disiplin ilmu yakni Interdisciplinary Design Virtual Course (IDVC). Kegiatan tersebut dilakukan dalam beberapa sesi dan secra daring. Pada tanggal 11 Juni 2022 lalu, IDVC membahas soal Effective Communication: Basic Skills in Constructive Communications dengan pemateri Roslina Savitri S.Pd.,M.Pd.

“Komunikasi dibutuhkan setiap saat, karena saat kita berkolaborasi antar tim atau antar universitas, akan banyak sekali mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah, bahkan dari luar negeri. Untuk itu, kita perlu belajar bagaimana mengartikulasikan apa yang kita pikirkan agar bisa disampaikan dengan baik oleh mulut kita dan dapat diterima juga dipahami dengan baik oleh lawan bicara kita,” terang Roslina.

Salah satu bentuk komunikasi yang dinilai efektif dalam menyampaikan gagasan adalah dengan pola constructive communication. Komunikasi konstruktif adalah sebuah media komunikasi yang selayaknya kita gunakan saat menghadapi sebuah konflik. Konflik bisa beragam, termasuk menghadapi dan menanggapi sebuah perbedaan pendapat. Menurutnya, komunikasi konstruktif jika diterapkan akan bisa menghindarkan kita dari sebuah masalah yang lebih besar dan terjadinya kesalahpahaman.

Terdapat beberapa aturan dalam sebuah komunikasi konstruktif, diantaranya usahakan dalam berbicara tidak menggunakan kata “kamu” dan lebih memilih kata yang melembutkan permintaan kita. kemudian,berkomunikasilah secara menyeluruh dan menggunakan Bahasa yang santun saat menyampaikan sebuah gagasan sehingga bisa terhindar dari kesalahpahaman. Tidak hanya itu, dalam pola komunikasi ini sebaiknya tidak menjadikan perasaan sebagai sebuah “senjata”, karena alih-alih gagasan diterima malah kesan emosi yang terbaca oleh lawan bicara.

“Ciri dalam membangun komunikasi konstruktif ini adalah concern terhadap membangun hubungan yang baik dengan siapapun dan mengedepankan pemahaman agar bisa sama-sama saling mengerti dan menghadapi perbedaan pendapat dengan tenang dan logis,” ucapnya

 

Logo Kemahasiswaan ITB

Gedung Campus Center Barat Lantai 1

Jl. Ganesa No.10 Lebak Siliwangi

Kec. Coblong, Kota Bandung 40132

Phone: (022) 2504814

© Direktorat Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung