Berita

Ganesha Academy, Wujud Pembekalan Karakter Bagi Gerakan Mahasiswa ITB

Selasa, 12 Januari 2021 - Anne Rufaidah

BANDUNG, Ditmawa ITB – Sejatinya, seorang mahasiswa tak hanya bergelut dengan teori-teori semata, melainkan juga aksi nyata yang bermanfaat bagi sekitarnya. Hal inilah yang melatar belakangi tercetusnya program Ganesha Academy yang dinaungi oleh Kabinet Keluarga Mahasiswa (KM-ITB).  

Menteri Koordinator Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabinet KM ITB 2020/2021, M. Dzaky Farhan menuturkan program Ganesha Academy merupakan rangkaian agenda pengembangan anggota yang dibuat oleh pihaknya. Program ini memberikan pendidikan karakter dan pembekalan pengetahuan serta keterampilan agar mahasiswa dapat mewujudkan gerakan nyata yang bermanfaat bagi sekitarnya, baik itu dalam bentuk program-program di skala kepanitian maupun keorganisasian. 

“Program ini bertujuan untuk ikut serta menanamkan profil insan akademik bagi mahasiswa S1 ITB, yang disesuaikan dengan wadah kegiatan mahasiswa yang tersedia di tiap angkatannya,” ucap Dzaky. 

Ia menuturkan, program ini terdiri dari tiga acara utama, diantaranya Ganesha Academy Pioneer dimana bentuk kegiatannya berupa gerakan dan social movement yang dilakukan mahasiswa. Selain itu ada juga Ganesha Academy Changemaker, mahasiswa mengajarkan pengetahuan dan kemampuan untuk membangun social movement lebih lanjut. Terakhir, ada Ganesha Academy Executive, dimana acara ini diperuntukan bagi mahasiswa yang ingin jadi ketua lembaga baik di himpunan maupun unit. 

Di masa pandemi Covid-19, program ini pun mengalami penyesuaian. Diakui Dzaky, jika sebelumnya mahasiswa diajak langsung menganalisa dan menyelesaikan persoalan di masyarakat, lain dengan saat ini.  Menurutnya, tugas-tugas dan mata acara yang mengajak peserta terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat agar dapat melihat realita di lingkungan sekitar, misalnya dengan mewawancarai warga di sekitar Kota Bandung. Karena pandemi, kegiatan turun ke lapangan jadi sulit dilakukan. 

Begitu pun dengan interaksi mahasiswa. Biasanya kegiatann interaksi sosial dilakukan secara tatap muka. Di kondisi normal, pertemanan antar peserta maupun panitia lebih mudah terjalin karena banyak kesempatan interaksi diluar forum. Akibat pandemi, interaksi hanya terjadi di forum video call dan grup media sosial saja.

“Ke depan, kami berharap agar lulusan dari program Ganesha Academy dapat menjadi mahasiswa yang memiliki kemampuan dan kemauan untuk menjadi problem solver yang mampu menemukan solusi dari permasalahan di sekitarnya dan menjadi penggerak yang dapat mewujudkan solusi tersebut dalam bentuk gerakan-gerakan nyata,” ucap mahasiswa Teknik Tenaga Listrik tersebut.