Berita

Kegiatan PKM Bisa Direkognisi jadi Nilai MBKM

Senin, 22 Februari 2021 - Anne Rufaidah

BANDUNG, Ditmawa ITB – Untuk semakin mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa, ITB memperbolehkan mahasiswa merekognisi kegiatan aktifnya untuk diubah menjadi Satuan Kredit Semester (SKS). Salah satunya adalah kegiatan yang diikuti mahasiswa ITB saat pelaksanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). 

“Kegiatan PKM bisa direkognisi sebagai bagian dari mata kuliah tertentu. Oleh karena itu ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi agar kegiatan ini bisa di klaim-kan jadi SKS. ITB dalam hal ini sudah mempersiapkan berbagai mata kuliah yang totalnya ada 5 kelompok, dan bisa di klaim-kan jadi 1 hingga 6 SKS. Sehingga kegiatan mahasiswa seperti PKM pun bisa tercatat dalam transkrip akademik mahasiswa,” ujar Direktur Direktorat Kemahasiswaan ITB, Dr. G. Prasetyo Adhitama, M.Sn

Ia menyebutkan, transkrip akademik ini tidak hanya mendata kegiatan kurikulum, tapi juga mencakup kegiatan-kegiatan yang merupakan kookurikuler, maupun ekstra-kurikuler. Hal ini menurutnya sangat berkaitan dengan PKM, dimana mahasiswa bisa mempraktekan apa yang dipelajarinya di kelas. Selain itu, PKM juga dinilai bisa melatih mahasiswa untuk bisa memberikan solusi dalam pemecahan masalah di masyarakat. 

Prasetyo menyebutkan, hal ini senada dengan tujuan dari MBKM, yaitu memberikan tantangan sekaligus kesempatan bagi mahasiswa dalam bentuk kreativitas, peningkatan kapasitas kemampuan, hingga membentuk kepribadian. Program MBKM juga diyakini mampu mengembangkan softskill dan passion mahasiswa guna menjadi pribbadi yang lebih mandiri dan adaptif dalam memecahkan persoalan yang kompleks. 

Tim penyusun pedoman PKM sekaligus dosen ITB, Prof. Dr. Sundani Nurono mengemukakan bahwa PKM berfokus pada evaluasi kreativitas mahasiswa. Ia menyebutkan, penilaian PKM dititik beratkan pada keunikan dan kebermanfaatan pada masyarakat. Sehingga hasil dari PKM menunjukan dua hal tersebut. 

“Karya PKM mahasiswa diharapkan bisa jadi karya intelektual yang tidak hanya dirasakan manfaatnya oleh kolega-koleganya saja, tetapi juga menyentuh permasalahan masyarakat di tataran dasar,” ujarnya saat jadi pemateri Sosialisasi PKM bebeapa waktu lalu.