Berita

Pandemi Covid 19, ITB Salurkan Bantuan Dana Pendidikan dan Beasiswa lebih dari Rp. 8 Miliar 

Jumat, 16 April 2021 - Anne Rufaidah

BANDUNG, Ditmawa ITB – Di tengah kondisi pandemi Covid 19, ITB terus berupaya memberikan pendidikan berkualitas melalui pendidikan via daring. Bahkan, dalam segi dana pendidikan, ITB pun turut membantu menyalurkan lebih dari Rp. 8 Miliar berupa bantuan dan beasiswa pada mahasiswa ITB. 

“Banyak sektor terpengaruh karena kondisi pandemi ini, tak terkecuali kami sebagai institusi pendidikan. Meski secara pemasukan, ITB mengalami penurunan yang cukup signifikan, akan tetapi ITB tetap berkomitmen memberikan bantuan dan beasiswa pada mahasiswa. Bahkan nilai bantuan ini lebih besar dari pada kondisi saat belum pandemi,” jelas Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahassiswaan ITB, Prof. Dr. Ir. Jaka Sembiring M.Eng saat mengisi acara Gathering Beasiswa Virtual yang digelar beberapa waktu lalu. 

Ia menerangkan, ada sekitar 3508 mahasiswa yang dibantu untuk meringankan dana pendidikannya. Untuk dana yang dikeluarkan sekitar Rp. 8.095.762.500 di periode tahun 2020 hingga Januari 2021 ini. Bantuan dan beasiswa itu diberikan dalam beberapa bentuk, mulai dari pembebasan biaya pendidikan hingga mahasiswa lulus, penurunan dana pendidikan untuk sementara, kombinasi penurunan UKT, cicilan pembayaran dana pendidikan, hingga pembebasan dana pendidikan bagi mahasiswa di 6 lokasi bencana alam di berbagai daerah.  Nilai tersebut jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya meningkat sebesar 30 persen. 

“Jika di tahun sebelumnya kami menyalurkan dana beasiswa sekitar Rp 5 Miliar lebih, maka di kondisi pandemi ini, kami terus berupaya meningkatkan bantuan kami pada mahasiswa.  Di tengah kondisi pemasukan ITB yang menurun, namun pengeluaran kami untuk bantuan pada mahasiswa bahkan meningkat. Hal ini bentuk komitmen kami agar mahasiswa tetap bisa mendapatkan pendidikan yang baik,” papar Jaka. 

Diakuinya segala upaya yang dilakukan ITB memang masih belum maksimal. Akan tetapi, ia menerangkan bahwa program pemberian bantuan ini dibuka setiap awal semester. Untuk itu ia pun menghimbau agar mahassiwa terus menyiarkan informasi ini seluas-luasnya, agar semakin terbuka kesempatan mahasiswa mendapatklan bantuan.