Berita

KKN Tematik ITB 2021, “Ngabdi ka Lemah Cai”

Sabtu, 24 April 2021 - Anne Rufaidah

BANDUNG, Ditmawa ITB – Kondis pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia, tidak menghentikan langkah dan usaha mahasiswa ITB untuk mengabdi pada masyarakat. Hal itu diimplementasikan pada program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dengan konsep yang baru.

Ketua Pelaksana KKN Tematik ITB 2021, Salman Farid mengungkapkan, program ini menjadi wadah bagi mahasiswa agar bisa mengimplementasikan kompetensinya selama jadi mahasiswa ITB. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa pun mampu mengaktualisasikan diri, hingga melakukan sinergitas bersama masyarakat. Hal ini diharapkan bisa memicu kesadaran mahasiswa terhadap kondisi masyarakat di sekitarnya.

“Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa ITB tidak hanya mendapatkan pelajaran secara teknis, tetapi juga mengasah keterampilan kompetensinya, keahliannya dalam berorganisasi, hingga membangun daya nalarnya. Sehingga bisa menciptakan solusi-solusi atas permasalahan masyarakat yang ditemukannya,” terang Salman saat acara Pembukaan KKN Tematik ITB 2021 hari ini (24/4/2021).

Acara yang mengangkat tema Ngabdi Ka Lemah Cai (Mengabdi Pada Tanah Air) ini pun diselenggarakan dengan dua konsep yakni Regular dan Kolaborasi. Menurut Dosen Pengampu Mata Kuliah KKN Tematik ITB, Dr. Epin Saepudin M.Pd, para peserta yang mengikuti mata kuliah ini akan diberikan kesempatan untuk tergabung di salah satu konsep tersebut. KKN Tematik, kata Epin, merupakan kegiatan kurikuler yang berbasis kegiatan kemasyarakatan. Kegiatan ini terdiri dari 3 tahapan, mulai dari perkuliahan di kelas, implementasi program, hingga pelaporan.

“Kegiatan ini tidak hanya mengembangkan pengetahuan semata, tapi juga mengembangkan kepribadian para pesertanya. Dengan kondisi saat ini, memang adda beberapa perubahan konsep, bisa dilakukan secara luring maupun hybrid. Semua disesuaikan dengan kondisi pandemi juga. Selain itu,tahun ini mata kuliah KKN Tematik diberi bobot 4 SKS, sehingga mahasiswa lebih leluasa dalam merancang program dan mengimplementasikannya dalam rangka berkontribusi pada masyarakat,” ucap Epin.

Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan ITB Dr. G. Prasetyo Adhitama M.Sn menyebutkan kegiatan KKN Tematik merupakan kegiatan yang diproyeksikan untuk masa depan mahasiswa ITB. Dengan keterampilan softskill yang dimiliki, hal ini akan sangat membantu mahasiswa ITB saat kelak meniti karir dan kembali pada masyarakat.

“KKN Tematik adalah mata kuliah yang penting karena mengintegrasikan kemampuan dan keahlian yang dimiliki mahasiswa sesuai program studinya dengan kegiatan kemasyarakatan. Ada dua tujuan dari perspektif yang berbeda, pertama dari perspektif mahasiswa bahwa kegiatan ini bisa membantu mereka dalam proses belajar. Sednagkan pada perspektif masyarakat bahwa ini adalah bentuk sebuah pengabdian pada tanah air,” tutup Prasetyo.