Berita

Bikin Telemetri Data, Mahasiswa ITB Jadi Runner Up di Shell Eco Marathon

Senin, 26 April 2021 - Anne Rufaidah

BANDUNG, Ditmawa ITB – Sebanyak 20 mahasiswa ITB yang berada dibawah naungan Tim Rakata ITB berhasil menyabet Juara 2 (Runner Up) pada ajang kompetisi Shell Eco Marathon beberapa waktu lalu. Salah seorang anggota Rakata, Alexander Fernando Lauvandy, mengatakan timnya membuat sebuah paper atau dokumen yang memuat ide penggunaan telemetri data dalam menigkatkan performama tim.

Ia menyebutkan, pada kategori yang diikutinya tersebuut targetnya adalah ide deari penggunaan telemetri data untuk meningkatkan performa tim dan kendaraan dalam perlombaan. Timnya diminta untuk membuat desain telemetri data tersebut dan bagaimana penggunaannya. Baik dalam bentuk ide maupun implementasinya.

“Indikator yang dicari adalah apa saja data yang digunakan data sistem telemetri saat ini. Selain itu bagaimana tim menggunakan data-data tersebut, hingga outcome apa yang diharapkan pegguna dari penggunaan data tersebut,”ujarnya.

Menurutnya, Shell Eco-Marathon merupakan kompetisi internasional tahunan yang selalu diikuti oleh Tim Rakata ITB. Setiap tahunnya, Shell Eco-Marathon selalu mengadakan perlombaan kendaraan hemat energi dengan berbagai kategori, dan juga beberapa lomba off-track yang melihat lebih jauh dari sekedar perlombaan kendaraan. Di tahun ini dikarenakan situasi pandemi, kata Fernando, skema lomba virtual jauh lebih banyak dengan salah satu tambahan kategorinya adalah Data and Telemetry Award yang posisi keduanya dimenangkan oleh Rakata ITB tahun ini.

Meski meraih hasil yang cukup memuaskan, namun diakui Fernando, ia dan timnya sempat mengalami kesulitan dalam mencari spesifikasi barang yang sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, kendala lainnya yakni ketidakmampuan tim menguji ide dan perangkat yang didesain akibat dari singkatnya waktu.

“Pandemi ini juga membuat kami kesulitan akses untuk test-drive di kampus karena prokes yangditerapkan begitu ketat. Sehingga tidak ada data yang dapat di analisis untuk menjawab indikator ke-5. Maka dari itu, kami mengambil sampel data yang disediakan oleh komunitas Shell-Eco Marathon untuk kami analisis,” ujarnya.