Berita

Tim Mahasiswa ITB Raih Juara 1 LKTI ECIVE ITN 2021

Sabtu, 01 Mei 2021 - Anne Rufaidah

BANDUNG, Ditmawa ITB -  Tiga mahasiswa program studi Tekni Sipil ITB, Yolanda Lisu Sumbung, Cevin Hartanto, dan Gabriel Alessandro Martin berhasil meraih Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) ECIVE 2021 yang digelar oleh Institut Teknologi Malang (ITN) belum lama ini (24/4/2021). 

Pada kesempatan tersebut, tim yang dinamai Kuya Pemaknaan ini membuat karya tulis bertema “Inovasi Bahan dan Teknologi Beton Ramah Lingkungan”. Menurut salah seorang anggota tim, Yolanda, hal ini berisi inovasi terhadap salah satu material beton. Timnya memiliki ide untuk mengganti semen dengan GGBS (Ground Granulated Blast-furnace Slag) dengan limbah medis yang dibakar (Bio Medical Waste Ash). Inovasi ini dibuat dengan kesadaran bahwa dalam era pandemi Covid-19 jumlah limbah medis bertambah secara signifikan.

“Sebelum mengikuti LKTI ECIVE ITN, kami juga mengikuti lomba essay dan konferensi Nasional yang diadakan oleh institusi lain. Kebetulan, kedua lomba tersebut sama-sama membahas upaya sektor konstruksi dalam memerangi perubahan iklim. Bedanya, ECIVE ITN lebih menekankan penggunaan beton ramah lingkungan, sedangkan pada lomba sebelumnya tidak memberikan topik khusus,” terang Yolanda

Usai mengikuti lomba sebelumnya, ia mengakui bahwa timnya semakin tertarik dengan konstruksi ramah lingkungan. Terlebih saat salah satu anggota tim mendapatkan informasi bahwa ITN juga mengadakan lomba dengan tema yang menyerupai. Oleh karena itu, akhirnya tim memutuskan untuk mengikuti LKTI ECIVE ITN. Dengan melakukan persiapan selama kurang lebih satu bulan, timnya menyiapkan berbagai informasi dan bahan presentasi. 

“Panitia memberikan kami nilai berdasarkan parameter-parameter penilaian yang terbagi menjadi penilaian karya tulis dan penilaian saat presentasi. Hasil penilaian yang diberikan bukan hanya milik kelompok kami, tetapi milik juga milik peserta lainnya. Jika dibandingkan dengan tim lainnya, kelompok kami memiliki nilai tertinggi baik dalam karya tulis maupun saat presentasi,” ujarnya.