Berita

Mapres ITB 2021 Ilham Subandoro Maksimalkan Potensi Diri

Kamis, 03 Juni 2021 - Anne Rufaidah 886

BANDUNG, Ditmawa ITB – Berprestasi seolah menjadi kata-kata yang menggambarkan banyaknya prestasi di berbagai kompetisi, piala penghargaan, dan meraih juara-juara dalam perlombaan. Akan tetapi hal itu tidak sepenuhnya menjadi tolak ukur bagi Mahasiswa Berprestasi (Mapres) ITB 2021, Ilham Subandoro.

“Bagi saya, berprestasi tidak harus selalu juara lomba atau mendapat penghargaan dari berbagai institusi.  Berprestasi adalah ketika semua potensi yang kita miliki dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk hal-hal yang positif.  Setiap orang memiliki potensinya masing-masing, untuk itu mereka juga berhak berprestasi di bidang yang sesuai dengan potensinya. Bisa dalam bentuk karya atau pun hal yang lain bisa memberikan dampak positif bagi sekitarnya maupun masyarakat luas,” terang mahasiswa Sekolah Bisnis dan Manejemen  ini.

Meski meraih predikat Juara 1 Mapres ITB 2021, Ilham mengaku bahwa keseimbangan di bidang akademik dan non-akademik jadi hal yang penting. Ia berusaha agar prestasi akademik yang diraihnya kini, tidak mengabaikan prestasi non-akademik maupun softskill yang harus terus dipelajari.

Dalam kesehariannya, Ilham terbiasa melakukan review ulang materi akademik yang dipelajari. Dan di saat senggang, ia pun tak ragu melakukan hobi yang disukainya, entah itu dengan cara berolah raga bulu tangkis, jalan-jalan, atau sekadar menonton film secara online. Waktu yang ada dipergunakan Ilham sebaik mungkin, sesuai porsinya. Mana kala ia harus fokus pada akademik maka akademik menjadi tujuan utama. Pun saat ia harus berkegiatan non-akademik, maka fokusnya pun harus disesuaikan.

“Saya menyadari, untuk mencapai kesuksesan kita dibutuhkan jejaring relasi dan koneksi yang luas. Dengan begitu kita pun memperluas kesempatan sukses yang dimiliki. Saya mengikuti organisasi di kampus untuk menambah relasi dan koneksi. Sebut saja Solve.It ITB (UKM Mahasiswa bidang penelitian dan karya tulis), Kokesma (Koperasi keluarga Mahasiswa ITB), dan KAM (Koperasi Asrama Mahasiswa). Kegiatan di organisasi-organisasi tersebut saya lakukan disela-sela waktu saya fokus pada akademik dan membangun bisnis yang saya rintis sedari awal,” papar anak pertama dari tiga bersaudara ini.

Dididik dalam atmosfer keluarga yang begitu hangat dan menekankan kemandirian, tidak lantas membuat Ilham menjadi personal yang egois. Sederet kegiatan yang dilakukan Ilham pun berkaitan dengan memberikan dampak pada orang banyak. Ia pun menggeluti beberapa bisnis yang membuka peluang kerja sama dengan banyak Sumber Daya Manusia (SDM). Sepanjang tahun 2020 hingga 2021, ada 3 bisnis yang digeluti Ilham, diantaranya Pateron Indonesia (sebuah bisnis Start Up di bidang pendidikan berbasis online), menjadi CEO Office Analyst dari Bostani, hingga Co-Founder CUS (sebuah perusahaan scanning barcode dalam pemesanan makanan secara online).

“Keluarga saya selalu menekankan soal kemandirian. Bagaimana caranya menjadi insan yang mandiri, agar bisa menyelesaikan masalah sendiri, sehingga tidak bergantung kepada orang lain. Itu membuat saya yakin bahwa untuk mengembangkan potensi dalam diri kita, sangat bergantung pada diri kita sendiri,” pungkas Ilham.