Berita

Memaksimalkan Strategi dalam Meraih Pimnas

Selasa, 23 Oktober 2018 - Anne Rufaidah

BANDUNG, LK – Untuk bisa lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas), yang diawali oleh keikutsertaan pada Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM), maka Lembaga Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung (ITB) mengadakan Workshop PKM yang digelar di Ruang 9311 Labtek VI Kampus ITB Jalan Ganesha 10 (22/10/2018).

Puluhan dosen pembina PKM dari berbagai program studi hadir untuk berdiskusi mengenai aturan lomba PKM. Selain itu, paparan dalam workshop ini pun menjelaskan soal beberapa strategi agar mahasiswa ITB bisa aktif mengikuti PKM dan lolos hingga Pimnas.  Acara pemaparan ini terbagi dalam dua sesi, sesi pertama pada pagi hari dan sesi kedua di siang hari.

Salah seorang pemateri workshop, Dr. Tendy Y. Ramadin S.Sn., MT menuturkan, ada beberapa perbedaan mendasar dari setiap kategori PKM yang diikuti mahasiswa ITB. Menurutnya, mahasiswa masih sering salah dalam menerapkan karya yang mereka buat, dengan kategori PKM mana yang cocok diikut lombakan.

“Kami memiliki data bahwa dana PKM dari 2006-2017 cenderung meningkat, namun ada juga yang sedikit turun. Akan tetapi jika kita telaah lagi, yang paling banyak akhirnya mendapatkan pendanaan adalah di bidang penelitian. Mahasiswa kita  memiliki kesempatan besar untuk meraih pendanaan dalam PKM Teknologi,”terangnya.

Ia pun memperlihatkan gambaran umum mengenai jenis-jenis PKM dan beberapa contoh proposal PKM dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, terutama proposal yang berhasil mendapatkan pendanaan dari pemerintah hingga yang lolos Pimnas.  Selain itu, ia pun menjabarkan kondisi saat mahasiswa berada pada tahap akhir PKM hingga tes Pimnas.

Sementara itu, Koordinator Tim Pengelola PKM ITB, Ibnu Ubaidillah mengatakan, bahwa jumlah proposal mahasiswa ITB stagnan dari tahun lalu yakni berkisar 360 proposal. Padahal jika melihat kuota, ITB memiliki kesempatan untuk memasukan proposal PKM hingga 700 lebih proposal.

“Kami berharap dengan adanya workshop ini bisa semakin memicu mahasiswa kita untuk terus berkarya melalui PKM ini. Banyak dari mereka yang ide-idenya bagus, namun seringkali terkendala karena kesalahan yang terlalu administratif. Maka dari itu, diskusi ini bisa jadi masukan serta saran untuk lebih meningkatkan startegi dalam PKM,”tandasnya.