Berita

Mahasiswa ITB Ikuti Leadership Camp IV Bank Indonesia

Jumat, 04 Januari 2019 - Anne Rufaidah

BANDUNG, LK – Tiga mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang menerima beasiswa GenBi (Generasi Baru Indonesia) dari Bank Indonesia, mengikuti Leadership Camp IV, pada 8-10 Desember 2018 di Bogor. Mereka adalah M. Alief Irham (Prodi Fisika Murni), Serafina Rosanti (Prodi Mikrobiologi), dan Immanuel Deo JHS (Prodi Teknik Tenaga Listrik).

“Kami mewakili komisariat Bandung bersama dengan mahasiswa dari kampus lainnya dalam program ini. Sebelumnya, mereka yang mengikuti program ini, sudah melaksanakan Program Kerja (Proker) yang diadakan pada awal tahun lalu. Dari proker itulah ada penilaian bagaimana skoring dari setiap proker yang dilaksanakan oleh tiap-tiap komisariat di Indonesia. Total peserta ada sekitar 500 mahasiswa dari pelosok Indonesia,” terang Immanuel Deo saat ditemui LK.

Ia pun menuturkan, bahwa selama menjadi beswan beasiswa Bank Indonesia, ia dan tim mengerjakan berbagai proker. Diantaranya mengenai sosialisasi program Cikur (Ciri Keaslian Uang Rupiah), serta GPN (Gerbang Pembayaran Nasional). Tak hanya itu, timnya pun mengadakan sosialisasi dan diskusi di Perpustakaan Pusat Bank Indonesia, yang dihadiri oleh mahasiswa-mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

“Kami memanfaatkan media sosial sebagai media kampanye dan edukasi mengenai apa itu Bank Indonesia serta program-programnya seperti apa. Hal ini berupa infoggrafis yang unik agar mudah juga dipahami oleh masyarakat luas,” ujar pria yang akrab disapa Deo ini.

Acara ini dihadiri oleh pakar perbankan dan industri dan mengusung tema “Menghadapi Revolusi Industri 4.0”. Dalam acara tersebut, mahasiswa yang hadir diberikan workshop dan sesi sharing mengenai revolusi apa yang bisa dilakukan dan apa dampaknya pada kemajuan industri dan perbankan.

Acara yang dibuka oleh Dewan Gubernur Senior Bank Indonesia, Mirza Adityaswara, S.E, M. App. Fin tersebut, juga memaparkan materi perihal analisis singkat kondisi perekonomian Indonesia. Tak hanya itu, para beswan Bank Indonesia ini pun diajak lebih melek terhadap isu sosial lainnya seperti masih minim minat baca hingga inovasi yang dilakukan dalam menyambut Industri 4.0.

Tak hanya dari pihak Bank Indonesia, dalam gathering Leadership ini pun dihadirkan sejumlah tokoh inspiratif seperti mantan Bupati Trenggalek Emil Dardak, pendiri Sokola Rimba, Butet Manurung, serta CEO General Electric Indonesia Handry Santiago.

“Dari ketiga tokoh tersebut, kita seolah dibukakan matanya bagaimana peran kaum muda sangat penting dalam menggiring perubahan. Emil Dardak dengan gaya kepemimpinannya mampu membuat perubahan yang postif dan besar. Begitu pun dengan Butet Manurung dengan komitmen kuatnya menyebar pendidikan yang berkeadilan bagi semua. Begitu juga dengan Handry Santiago, kita belajar meski memiliki keterbatasan fisik, ia mampu meraih jabatan yang hebat dari sebuah perusahaan besar. Kita didorong untuk membuktikan diri kita sebagai kaum muda melalui karya dan komitmen,” tutur Deo.

Selama acara berlangsung, para peserta tidak hanya diberikan materi mengenai isu terkini saja, tetapi juga diberikan community building berupa outbound di Taman Budaya Sentul serta melakukan City Tour ke Museum Bank Indonesia. Pada malam puncak penutupan acara, peserta diajak berkreasi dengan budaya dari daerahnya masing-masing, dengan cara mengenakan pakaian adat serta dihibur oleh penampilan tarian adat dari berbagai provinsi di Indonesia