Berita

Borong 5 Medali Emas, Vanessa Susanto Makin Mantap Jajal Kompetisi Skating Internasional

Senin, 25 Maret 2019 - Anne Rufaidah

BANDUNG,LK – Lelah, seolah tak pernah ada di kamus gadis bernama Vanessa Susanto dalam menjalani passion-nya dalam mendalami olah raga ice skating. Betapa tidak, untuk mematangkan keahliannya tersebut, ia bahkan rela mondar mandir Bandung-Jakarta. Bahkan tak sekali dua kali, Vanessa pun kerap harus meminta izin untuk tidak mengikuti perkuliahan lantaran harus mengikuti kompetisi.

Tak sia-sia, Vanessa pun membuktikan dirinya dengan menorehkan prestasi yang tak tanggung-tanggung, dengan memborong 5 medali emas sekaligus dalam ajang ice skating international, Skate Jakarta 2019, yang berlangsung pekan lalu di Jakarta. Ia mengikuti empat kategori individual yakni Solo Compulsory, Technical, Artristic, dan Rhythmic Ribbon. Tak hanya itu, untuk pertama kalinya pun Vanessa menjajal kategori grup Medium Production Team yang terdiri atas 20 orang skaters dari berbagai usia.

“Untuk kategori solo sebenarnya itu sudah sering aku ikuti di berbagai kompetisi, baik nasional maupun internasional, Namun untuk tim, ini baru pertama kalinya dan ternyata seru banget main ice skating tim ini. Meski sulit juga karena harus membangun kerjasama yang kuat dengan anggota tim lainnya,” terang

Untuk kategori solo, ia sudah rutin melakukan latihan. Namun untuk ice skating tim ini, ia berlatih keras dengan rela seminggu penuh latihan tanpa heti. Di kategori tim ini, ia bergabung dengan tim pelatihnya yakni PT. Black Phantom, dimana dalam tim tersebut terdapat skaters usia campuran, mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa. Sebagai pengalaman pertama, baginya bergabung dengan skaters lain menjadi tantangan tersendiri. Terlebih, Vanessa pun yang mengajarkan gerakan-gerakan tarian pada anak-anak, sehingga ia harus mampu berkomunikasi dengan baik.

Selayaknya menari di atas ice rink, kategori ini pun menekankan speed dan endurance para skater di atas ice rink. Dalam konsep theatre on ice, timnya pun berhasil menyabet medali emas untuk kategori tersebut. Ia dan timnya membawakan sebuah pentas teatrikal dia atas ring ice selama kurang lebih 4,5 menit. Tak hanya bergelut dengan keahlian ice skating, para pemeran ini pun harus lihai dalam menggunakan memakai properti dan backdrop.

“Ceritanya sih mirip Men in Black gitu. Jadi ada aksi serang menyerang, pembunuhan, lari-larian dengan menggunakan properti senjata buatan. Seru pokoknya,” ujar Vanessa sumringah.

Meski perjuangannya dalam mendapat medali emas tersebut tidak semudah ia bermain drama, bagi Vanessa, dirinya harus tetap fokus pada tujuannya yakni meninggkatkan level keahlian ice skating-nya menjadi Freestyle 3. Dengan agenda kompetisi yang padat, Vanessa pun mengaku harus “cuti” untuk menjajal beberapa kompetisi demi terus meningkatkan kemampuannya.

“Beberapa bulan ke depan memang ada kompetisi. Tapi kata pelatihku, tetap harus fokus naik level. Jadi paling persiapan ikut Skate Asia saja nanti di awal Agustus 2019,” pungkasnya.