BANDUNG, kemahasiswaan.itb.ac.id — Asrama Institut Teknologi Bandung (ITB) tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter dan adaptasi kehidupan kampus. Dalam proses ini, Tutor Asrama ITB berperan penting sebagai fasilitator, mentor, sekaligus panutan bagi para penghuni.
Internalisasi Tutor Asrama ITB 2026 yang diselenggarakan pada Sabtu (07/02/2026) hingga Minggu (08/02/2026) merupakan salah satu kegiatan yang diselenggarakan guna memperkuat peran tersebut. Kegiatan yang digelar di Villa Biru Lembang ini diikuti oleh seluruh tutor asrama ITB sebagai langkah awal menyamakan visi dan mempererat kebersamaan sebelum menjalankan program kerja ke depan.
Mengusung tema “Dekatkan Rasa, Selaraskan Asa”, internalisasi ini dirancang untuk membangun komunikasi yang terbuka serta menciptakan kolaborasi yang solid antartutor. Berbagai kegiatan dilakukan secara interaktif, mulai dari sesi perkenalan dengan metode dua lingkaran berlapis hingga simulasi kerjasama melalui permainan pos ke pos. Suasana semakin hangat dengan adanya ice breaking yang membantu mencairkan suasana dan mempercepat proses keakraban.
Selain itu, penguatan sinergi juga dilakukan di tingkat internal masing-masing bidang. Pada malam hari, setiap divisi, seperti Koordinator, Media dan Relasi, Kesekjenan, Pembiasaan, Pembinaan, dan Sumber Daya Asrama, menampilkan pertunjukan kreativitas, mulai dari tarian, parodi, hingga komedi tunggal. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk membangun kedekatan emosional yang mendukung koordinasi kerja di masa mendatang.
Pada hari kedua, peserta mendapatkan pembekalan materi dari Asisten Direktorat Kemahasiswaan ITB, Putri Septianingrum, yang menyampaikan informasi strategis terkait pengelolaan asrama. Materi ini menjadi pedoman bagi para tutor dalam menjalankan tugas serta mengambil keputusan sesuai dengan standar operasional yang berlaku.
“Tutor Asrama memiliki tanggung jawab untuk memonitor status kepenghunian secara berkala, memastikan data penghuni tetap akurat, serta menegaskan aturan yang berlaku di asrama. Peran ini penting untuk menjaga ketertiban dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi seluruh penghuni,” ujarnya.
Kegiatan internalisasi ditutup dengan sesi tukar kado dan dokumentasi bersama. Melalui kegiatan ini, semangat "Dekatkan Rasa, Selaraskan Asa" diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga menjadi dasar dalam menjalankan peran tutor. Dengan sinergi yang telah terbangun, para Tutor Asrama ITB siap menciptakan lingkungan asrama yang suportif, inklusif, dan mendukung pengembangan karakter mahasiswa.