BANDUNG, kemahasiswaan.itb.ac.id — Tiga mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB) yang tergabung dalam Tim Platinum berhasil menorehkan prestasi dalam ajang Indonesia Chemical Engineering Challenge (IChEC) 2026, khususnya pada cabang lomba Plant Design. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMATEK) ITB dengan mengusung tema Refining the Future: Innovating Towards Industrial, Societal, and Environmental Equilibrium.
Tim Platinum terdiri atas Francesco Manuel Bertrand, Ibrahim Surya, dan Lioni Sevanya, yang merupakan mahasiswa Teknik Kimia angkatan 2022. Final kompetisi ini dilaksanakan secara luring di Kampus ITB Ganesha pada Sabtu (14/2/2026).
Keikutsertaan tim dalam kompetisi ini berangkat dari ketertarikan mereka terhadap bidang perancangan pabrik, sekaligus sebagai bagian dari persiapan tugas Rancang Pabrik (RP). Menariknya, tim ini telah terbentuk bahkan sebelum pendaftaran lomba dibuka, karena mereka telah merencanakan untuk bekerja sama dalam proyek akademik tersebut.
Dalam perjalanannya, tantangan terbesar yang dihadapi tim muncul pada tahap penyusunan full paper. Proses pengerjaan yang berlangsung selama masa libur semester membuat koordinasi harus dilakukan secara jarak jauh. Tim bahkan sempat mengalami kendala dalam memenuhi tenggat waktu awal. Namun, melalui kerja sama yang solid, mereka berhasil menyelesaikan karya tersebut dengan optimal.
Mengusung judul “Valorization of Spent Bleaching Earth and Palm Fatty Acid Distillate into High-Performing Neopentyl Glycol Biolubricant”, Tim Platinum menawarkan inovasi yang berfokus pada pemanfaatan limbah industri kelapa sawit. Inovasi ini bertujuan untuk mengekstrak minyak dari limbah tersebut dan mengolahnya menjadi biolubrikan yang bersifat biodegradable serta lebih ramah lingkungan. Pendekatan ini tidak hanya menjawab isu keberlanjutan, tetapi juga mempertimbangkan keseimbangan antara ketersediaan bahan baku (supply) dan kebutuhan pasar (demand) agar inovasi dapat diterapkan secara nyata di industri.
Dalam proses pengembangan inovasi, tim dibimbing oleh Dr. Anita Kusuma Wardani, S.T., M.T., yang turut memberikan arahan dalam penyusunan konsep dan analisis teknis.
Sebagai penutup, tim menyampaikan harapannya agar mahasiswa lain dapat terus memberikan yang terbaik dalam setiap kesempatan yang ada, baik dalam kompetisi maupun dalam proses pembelajaran. Semangat untuk berinovasi dan berkompetisi diharapkan dapat terus tumbuh di kalangan mahasiswa ITB.