English Language Indonsian Language

Terapkan Metode LSWA (Low Salinity Water Alternating) CO2 Untuk Meningkatkan Produksi Minyak dan Mengurangi Emisi CO2, Tim Catalyzer ITB Raih Juara 1

Penulis : Nur Asyiah 08 July 2024

BANDUNG, kemahasiswaan.itb.ac.id - Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Tim Catalyzer, mahasiswa Teknik Perminyakan ITB yang terdiri dari Jasmine Christiana Manihuruk, Nur Shafa Erinda, dan Anisah Zahrah Ayuputri Berhasil meraih juara pertama dalam ajang study case competition, "Annual Petroleum Competition and Exhibition (APECX) 2024," yang diselenggarakan oleh Society of Petroleum Engineers Universitas Gadjah Mada Student Chapter (SPE UGM-SC) pada Desember 2023 - Maret 2024. 

APCEX 2024 merupakan ajang perlombaan studi kasus tingkat internasional yang berkolaborasi dengan BRIN serta mengusung tema “Oil and Gas Contribution to Renewable Energy by Balancing Energy Demand in Indonesia 2030”. Dalam ajang tersebut peserta diminta untuk melakukan studi serta memberikan solusi terkait kasus yang berkaitan dengan dekarbonisasi di dunia migas.

“Pada tahap final, kita diminta untuk merancang sebuah strategi untuk membuat pipa - pipa CO2 di daerah Kalimantan Timur untuk bisa mengaplikasikan Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS ),” terang Shafa (TM’20).

Shafa menuturkan bahwasanya dengan mengikuti ajang tersebut, dapat memiliki kesempatan untuk bertemu dengan teman - teman mahasiswa dari universitas lain serta bertemu dengan para juri yang sudah profesional di dunia migas. Selain itu, dengan mengikuti ajang perlombaan ini, Shafa memiliki dorongan atau motivasi untuk belajar lebih tentang  hal - hal yang biasanya kurang dipelajari di perkuliahan.

Tim Catalyzer telah mempersiapkan diri secara intensif untuk menghadapi kompetisi APECX 2024. Mereka membaca beberapa paper untuk mendapatkan data - data terbaru dari kalangan nasional maupun internasional, brainstorming ide bersama anggota tim serta meminta advice kepada dosen yang sesuai dengan bidangnya untuk memantapkan ide.

Dengan mengaplikasikan metode LSWA (Low Salinity Water Alternating ) CO2, Tim Catalyzer berhasil menarik perhatian juri. Metode yang diusulkan Tim Catalyzer mampu meningkatkan produksi minyak di Kalimantan Timur dan mengurangi produksi CO2 dan emisi yang dihasilkan. 

“Jadi solusi yang kami tawarkan yaitu dengan menggunakan kembali CO2 yang dihasilkan dari power plank yang masih menggunakan bahan bakar batu bara, kemudian CO2 tersebut diinjeksikan kembali ke lapangan minyak dan gas  melalui pipa -pipa yang sudah ditentukan. Metodenya LSWA CO2, yaitu menginjeksikan air dengan salinitas rendah dan CO2 secara bergantian dengan waktu yang sudah ditentukan,” jelas Shafa lebih lanjut.

Mengikuti perlombaan pada tingkat akhir perkuliahan menjadi tantangan bagi mereka. Menurutnya, mereka harus pandai - pandai membagi waktu di tengah kekeosan akademik yang melanda. Tak hanya itu, Shafa menuturkan bahwa  data yang disediakan penyelenggara lomba cukup terbatas sehingga membuat Tim Catalyzer cukup kesulitan untuk menemukan data yang sesuai dengan lokasi studi.

“Semoga kedepannya, pemahaman tentang Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) dapat menjadi bekal berharga bagi kami, mengingat tren ini sangat menjanjikan dalam industri migas. Dikenal sebagai industri yang sering dianggap merusak lingkungan, kami berharap dengan mengikuti lomba ini, kami dapat menunjukkan bahwa industri migas tidak selalu harus berdampak negatif terhadap lingkungan. Kami ingin membuktikan bahwa ada cara-cara untuk membuat industri ini lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” pungkas Shafa.

 

Logo Kemahasiswaan ITB

Gedung Campus Center Barat

Jl. Ganesa No.10 Lebak Siliwangi

Kec. Coblong, Kota Bandung 40132

Phone: (022) 2504814

© Direktorat Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung