English Language Indonsian Language

Mapres ITB 2022 ; Terus Melakukan Perubahan Diri dan Bermanfaat Bagi Yang Lain

Kamis, 30 Juni 2022 - Anne Rufaidah

BANDUNG, kemahasiswaan.itb.ac.id – Indra Jaya Budiarso merupakan salah satu finalis Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) ITB 2022, mahasiswa program studi Teknik Material yang juga perwakilan Mahasiswa Berprestasi (Mapres) dari Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD). Meski dikenal sebagai Mapres, namun ia menyadari bahwasannya prestasi berkaitan erat dengan bagaimana proses perubahan dalam dirinya saat ini.

Ia berpendapat, mahasiswa berprestasi adalah mahasiswa yang mampu membuat perubahan dalam dirinya sendiri dan juga bisa memberi dampak yang positif terhadap sesame. Melihat perjalanannya selama ini dalam mengenyam Pendidikan, saat di jenjang SD, Indra memiliki nilai akademik di bawah rata-rata. Namun perubahan terus ia lakukan saat memasuki jenjang SMP dan SMA. Ia semakin berani dalam mengikuti berbagai perlombaan, belajar lebih keras lagi, dan membagi ilmunya lebih luas lagi. Baginya, menjadi siswa dengan nilai di bawah rata-rata lalu berproses menjadi siswa dengan nilai yang baik adalah sebuah proses berprestasi yang sesungguhnya.

“Seseorang layak menyandang gelar mahasiswa berprestasi adalah mereka yang mampu berubah ke arah yang lebih baik dalam artian mahasiswa yang berani belajar dan terus mengasah kemampuannya kemudian menggunakan kemampuannya itu untuk memberikan efek positif bagi sesamanya,” jelas anak kedua dari dua bersaudara ini.

Menurutnya, segala proses yang ia jalani merupakan salah satu hasil didikan orang tuanya yang tak pernah berhenti menyemangatinya selama ini. Sang Ayah yang terus memberikan semangat untuk terus mengejar pendidikannya dan sang Ibu yang terus mengingatkannya pada Tuhan, membuat Indra yakin dan optimis bahwa segala proses yang dilalaluinya harus terus menjadi versi dirinya yang jauh lebih baik. Meski tampak sederhana, namun iya sangat menghargai apa yang telah dilakukan orang tuanya selama ini, dan berkat nasehat orang tuanyalah, Indra bisa sampai pada pencapaian-pencapaian ini.

Berprestasi, bagi Indra, baik akademik maupun non akademik itu sama pentingnya. Dimana pun seseorang bisa berkembang dan membuat perubahan dalam dirinya sendiri maka itu sebuah hal yang patut dihargai. Apalagi jika dengan apa yangd ilakukan bisa membawa dampak yang positif terhadap sesama.

“Contoh sederhananya, misalkan kita berprestasi di bidang akademik, kita bisa mengajar mahasiswa atau siswa yang lain dan menjadi berkat bagi mereka. Sama halnya dengan prestasi non akademik, misalkan saja kita memiliki sebuah inovasi program kerja pada organisasi tertentu dan dengan program, baru ini, organisasi kita mampu memberi dampak yang luas kepada orang banyak. Hal itu juga merupakan prestasi. Inti dari sebuah prestasi adalah kita berubah menjadi orang yang lebih baik dan mampu memberikan dampak positif bagi orang banyak,” ucap Indra yang hobi main games ini.

Dalam presentasinya di Pilmapres ITB 2022 beberapa waktu lalu, ia menghadirkan sebuah ide soal bagimana menekan angka emisi CO2 dari Air Conditioner (AC) yang bisa menjadi penyebab pemanasan global. Banyak daerah di Indonesia yang memiliki suhu cukup panas dan kebanyakan masyarakat menggunakan AC di dalam rumah untuk mengurangi efek panas tersebut. Untuk mengurangi dampak neggatif dari penggunaan pendingin ini maka Indra membuat sebuah panel insulator. Panel ini digunakan pada bangunan dengan material yang berasal dari alam dan sampah. Hal ini dimaksudkan agar panel yang dibuat bisa mengurangi sampah dan tetap mendukung aspek keberlanjutan lingkungan.

“Cita-cita saya adalah menjadi peneliti sekaligus dosen karena hal ini membuat saya Bahagia, bisa berdampak kepada sesama bahkan kepada dunia melalui pengetahuan yang saya miliki. Usaha yang saya lakukan untuk mencapai hal tersebut adalah mendaftar program fast track untuk S2 di ITB, saat ini saya juga sedang mengusahakan untuk melakukan research internship di Jepang selama 3 bulan pada tahun 2023 nanti untuk membuka peluang yang lebih besar bagi saya saat mendaftar S3 di University of Tsukuba, Jepang. Saat ini, saya juga dalam tahap awal mengerjakan review paper bersama dosen mengenai fotokatalis. Semua usaha yang saya lakukan ini bisa terjadi berkat bantuan dari pak Arie Wibowo selaku dosbing saya,” pungkas Indra.

Logo Kemahasiswaan ITB

Gedung Campus Center Barat Lantai 1

Jl. Ganesa No.10 Lebak Siliwangi

Kec. Coblong, Kota Bandung 40132

Phone: (022) 2504814

© Direktorat Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung