English Language Indonsian Language

Mahasiswa ITB, Emang Bisa Main Teater? Kenalan Sama Stema ITB Yuk!

Rabu, 06 Mei 2020 | Reporter : Anne Rufaidah | Editor : Anne Rufaidah

BANDUNG, Ditmawa ITB – Latar belakang pendidikan yang dienyam oleh mahasiswa ITB memang didominasi oleh teknik. Akan tetapi hal itu tidak serta merta membuat mahasiswa ITB tidak mampu mengembangkan minat dan bakat lainnya, termasuk dalam bidang seni pertunjukan atau teater. Hal inilah yang kemudian menjadikan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Studi Teater Mahasiswa atau biasa disebut Stema ITB hadir mewarnai dunia kemahasiswaan di ITB. 

Ketua Stema ITB, Maulvi menuturkan Stema ITB didirikan pada 25 Juni 1972 sebagai organisasi mahasiswa yang bergerak dalam studi teater. Pada awal mulanya Stema ITB berdiri, media teater digunakan sebagai bentuk ekspresi keresahan dan kritik sosial terhadap orde baru. Kini, nilai-nilai pergerakan yang membentuk karakter anggota Stema ITB zaman orde baru melebur menjadi keinginan untuk mendalami seni teater.

“Sebagaimana organisasi mahasiswa yang bergerak dalam pemenuhan minat dan bakat anggota, setiap program Stema bertujuan sebagai wadah pengembangan minat dan bakat anggota dalam seni pertunjukan. Namun, tak terlepas dengan makna kata "mahasiswa" dalam namanya, Stema ITB bertujuan sebagai wadah pembelajaran berekspresi, baik dalam bentuk kritik sosial maupun ekspresi keresahan dan kegembiraan,” terang Maulvi. 

Menurutnya kegiatan yang biasa dilakukan oleh anggota Stema ITB adalah kegiatan internalisasi seperti makrab, diskusi, kajian dan sebagainya. Selain itu, sebagai anggota FTKBS (Forum Teater Kampus Bandung dan Sekitarnya), anggota juga dapat mengikuti diskusi dengan komunitas teater ekstrakampus. Kemudian dalam proses pementasan pertunjukan drama, seorang anggota dapat mengikuti kepanitiaan pentas sesuai dengan minat dan bakatnya, baik dalam hal produksi maupun artistik.

Selama hadir di lingkungan mahasiswa ITB, Stema ITB telah menelurkan karya-karya pementasan dalam berbagai skala, di antaranya adalah “Revolusi Suara” (2014), “Sang Penunggu Bulan” (2014), “The Untold Story of Rahwana” (2015), “Bitjara Boelan April” (2016), “Lawan Catur” (2017), dan “NYARING!” (2017). Pementasan besar yang terakhir berjudul “The Untold Story of Rahwana” yang diselenggarakan pada 7 November 2015 di Teater Terbuka Dago Tea House, dan yang paling terakhir dilakukan, "Cerita Rakyat : Pocong" (2020). Pementasan tersebut merangkul partisipasi unit kegiatan lain dalam lingkungan ITB, seperti Perkumpulan Seni Tari dan Karawitan ITB (PSTK ITB), Persaudaraan Setia Hati Terate ITB (PSHT ITB), Paduan Suara Pangripta Swara HMP PL ITB, serta Komunitas Musikal ITB.

“Setiap tahun, kami menerima sekitar 20-35 anggota baru. Harapan kami, Stema ITB bisa menjadi wadah pengembangan minat bakat seni pertunjukan yang menyenangkan dan bermakna bagi kami dan penonton,” tutup Maulvin. 


 

Logo Kemahasiswaan ITB

Gedung Campus Center Barat Lantai 1

Jl. Ganesa No.10 Lebak Siliwangi

Kec. Coblong, Kota Bandung 40132

Phone: (022) 2504814

© Direktorat Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung